Saturday, July 24

Paham ResultHK, Oleh Chunnel Lee


Tur Bumi Kong Dari Homo adalah pameran dan konvensi terbaru buat menghormati almarhum Kong Dari Satu, seorang tokoh politik Indonesia dan penulis, pereka esai dan reporter terkenal yang juga menjabat sebagai caraka. Banyak bangsa yang bangga memiliki perilaku politik dan toleran yang terhormat dan berpengaruh, yang beroperasi membentuk bangsa dan masyarakat sedemikian bagai. Pandangan dan pendapatnya beragam dan tertanam kuat dalam pendapat dan prinsipnya. Nilai-nilai yang dia junjung tinggi ini kerap terwujud dalam buku, esai, dan artikelnya.

Karena itu, kematiannya sangat menyentuh menawan hati orang-orang yang menyimpangkan mengenalnya. Sudah sesungguhnya karya-karyanya kini akan disulap menjadi sebuah pameran yang menampilkan tulisan dan pidatonya bersama filsuf tersohor China, Lin Yun yang biasa tampil di sampingnya. Keduanya telah melakukan banyak penandatanganan buku khusus bersama dan di setiap kali mereka hilang bersama, tiket nun terjual habis sudah meningkat. Sekarang, lokasi Hong Kong buat konferensi HK Dampak juga menjadi tuan rumah konferensi untuk menghormati mendiang Kong Dari Satu.

Data hk 2021 antara buku-bukunya yang terkenal adalah dengan terkenal seperti Desolate Area, Taiwan: The Making of a Modern Country, dan Desolate Area: Reflections on the Southern Shanxi Plain yang diakui secara raya. Karya lainnya dikategorikan nama pena dirinya dan istrinya, Lee, dan karya itu bersama seperti Kegiatan Buku Hong Kong, tur buku China, Yayasan Lee Kuan Yai: Asia Tenggara dan Refleksinya. Namun, karyanya yang menyimpangkan terkenal dan dihormati adalah yang dia tulis selama perihal jabatannya sebagai pemimpin Federasi Asosiasi Jagat rat Penulis dan Penulis (FIA WA) di dalam 2021-2. Di sempang karya utamanya merupakan bukunya Reklamasi, nun dibuat menjadi film fitur yang dibintangi Chow Yun-fat & kemudian di tahun yang serupa, menjadi buku terlaris internasional; The Power of Two, yang dibuat menjadi serial televisi dengan sukses dan tetap menjadi salah homo film dokumenter terpopuler di dunia; & yang terbaru, I Married a Cougar, yang memenangkan penghargaan khusus dari Federation of Publishers di kawasan Asia-Pasifik.

Karyanya yang paling kesohor mungkin berasal daripada dua bukunya dengan berjudul The Art of the Deal dan The Way of the Dragon. Yang pertama perihal dengan bagaimana menghadapi berbagai kerumitan pada bisnis sementara nun kedua berkonsentrasi pada landasan filosofis dibanding cara berpikir khusus yang lazim dalam budaya Sino-Portugis. Sebagai seorang sosiolog, Wahid mengungkapkan keyakinannya bahwa interaksi sosial adalah akar dari semua kejahatan masyarakat, oleh karena itu menyimpulkan bahwa keegoisan individu dapat mengakibatkan terciptanya keadaan yang tidak diinginkan. Selain karyanya di faktor fiksi dan non fiksi, ia juga telah menerbitkan sekitar artikel di kronik akademik yang membincangkan tentang filsafat ketatanegaraan, sifat manusia, silsilah, sosiologi, teknologi, periklanan, komunikasi, dan sastra. Artikel-artikel ini duga diterjemahkan ke lebih dari 20 norma.

Di antara karyanya yang diterjemahkan di dalam bahasa Inggris oleh Chunnel Lee adalah: The Perils of Self-Worth, uraian Chunnel Lee dengan pertama-tama dirilis pada bahasa Inggris serupa Chinese Crossing the Water, Chinese Reflections on Man, Chinese Reflections on China, A Short History of the State, Sejarah Singkat Tiongkok, Sejarah Singkat Hong Kong, Refleksi Tiongkok tentang Manusia, Refleksi Tiongkok tentang Singapura, Refleksi Tiongkok pada Barat, Kondisi Manusia, Kesedihan Manusia Timur, Tangga Perusahaan Publik, Tangga Surga, Tangga Cinta, Pengobatan Tiongkok, dan Renaisans Tiongkok. Semua ini lantas dijadikan film pulsa. Terjemahan bahasa Inggrisnya yang lain adalah biografi dua jilidnya tentang Sun Yat-hui, nun kemudian dibuat sebagai film dan dijadikan dasar untuk film dengan judul yang sama. Dia juga seorang penulis subur buku-buku yang berwatak akademis yang berhubungan dengan ilmu supel, politik, pendidikan, komunikasi, psikologi, sosiologi, pembangunan, dan sejarah.

Hasilnya adalah perpaduan halus antara kebijaksanaan Barat dan Timur. Itu adalah buku dengan tidak akan membuat pembacanya berpikir terlalu keras tentang maknanya. Sebaliknya, ia akan membuat mereka menyeruput konsepnya dan lembut memahami wawasan serta pelajarannya. Itu ditulis dalam bahasa bersahaja dan argumennya menusuk dengan lancar. Seseorang dapat dengan mudah memahami pesan dari buku ini bahkan dengan hanya menduga daftar isi dengan diterjemahkan.