Thursday, August 5

Atasan WHO: Vaksin Tawarkan Dunia Jalan Keluar dari Tragedi ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Libur akhir tahun telah tiba. Namun waktu seperti itu sangat rentan menimbulkan cluster baru  Covid-19 lantaran banyak orang dengan berkumpul.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pengorbanan yang dilakukan untuk melindungi banyak orang selama pandemi Covid-19 tidak boleh disia-siakan selama periode perayaan keadaan raya apapun.

Dalam sambutannya pada saat malam Natal, Tedros mengatakan jutaan orang mendirikan “pengorbanan yang menyayat hati” dengan menjauh dari orang yang dicintai pada banyak hari perayaan.

Dia mengatakan vaksin, yang sekarang mulai digunakan di negara2 di seluruh dunia, mulai menunjukkan jalan keluar dari krisis dengan melanda planet Bumi ini tarikh ini.

“Saat 2020 akan segera berakhir, pandemi secara proporsi bersejarah mencegah banyak sejak kita merayakan dengan cara yang kita inginkan, ” kata Tedros dalam klip video yang dipublikasikan ke Twitter pada Kamis (24/12/2020) malam,

“Sebaliknya, ratusan juta orang saat ini memproduksi pengorbanan yang besar dan menyinggung dengan tetap berpisah agar lestari aman. Tapi dengan melakukan itu, mereka memberikan hadiah yang menyesatkan berharga: hadiah kehidupan dan kesehatan. ”

Lebih lanjut, Tedros mengatakan semasa setahun terakhir, ia melihat banyak sekali pengorbanan hanya untuk melindungi tumbuh banyak orang.

“Kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan mereka, atau yang dilakukan oleh sejenis banyak keluarga yang, pada musim liburan ini, akan duduk di meja keluarga tanpa wajah dengan dikenalnya, ” katanya.

“Meski begitu banyak kehilangan, ana telah membangun begitu banyak tumpuan. Vaksin menawarkan dunia jalan keluar dari tragedi ini. Tapi hendak butuh waktu bagi seluruh negeri untuk divaksinasi. ”

Menurut tinjauan WHO tentang kandidat vaksin yang berbeda, 61 sudah memasuki uji coba pada manusia, 16 di antaranya telah mencapai pemeriksaan massal tahap akhir. Sebanyak 172 calon vaksin sedang dikembangkan pada laboratorium dengan tujuan untuk pemeriksaan pada manusia.

“Kita harus terus merasa nyaman dengan kenyataan bahwa dengan merawat orang lain, melalui tindakan solidaritas serta keamanan, kita dapat berbagi anugerah terbesar dari semuanya: anugerah kesibukan, ” tutupnya.

Virus corona tercatat telah menewaskan setidaknya 1, 7 juta orang sejak muncul di China Desember berantakan, sementara hampir 78, 7 juta kasus telah terpapar, menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan oleh AFP.



[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)