Thursday, January 28

Pembicaraan Saham Kena Bea Materai, Sejenis ini Penjelasan Bursa

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) menuturkan transaksi yang akan dikenakan dana materai merupakan total transaksi dengan dilakukan investor dalam satu keadaan. Bea materai ini akan dicatatkan dalam Trade Confirmation (TC).

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan hingga saat ini belum ada minimal transaksi yang ditetapkan dalam pengenaan bea materai  itu.

“TC itu serupa bukan per transaksi, tapi buat sekumpulan transaksi yang di dikerjakan di satu hari. TC dikeluarkan oleh broker ke nasabah pada akhir hari, ” kata Laksono di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).


“Ya betul. TC dikeluarkan harian (kalau ada transaksi). Mau beli/jual Rp 10 juta atau Rp 10 miliar selama dalam satu TC ya tetap kena bea materai Rp 10 ribu, ” terang dia.

Namun demikian, had saat ini bursa juga sedang menunggu petunjuk pelaksanaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu.

“… Mungkin ada susunan minimum nilai transaksi di TV yang tidak kena bea materai, ” tandasnya.

BEI mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2021 mendatang, transaksi surat berharga yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dikenakan beban materai sebesar Rp 10 ribu per dokumen. Bea materai tersebut dikenakan tanpa batasan nilai teoretis yang diterima investor.

Biaya materai ini akan menjadi tanggung jawab investor hingga ditunjuknya Anggota Bursa (AB) sebagai Tetap Pungut.

Kebijakan itu sesuai dengan telah disahkannya UU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai pada Oktober 2020 lalu.

Transaksi itu akan dikenakan untuk setiap Trade Confirmation (TC) tanpa batasan biji nominal yang diterima investor sebagai dokumen transaksi surat berharga.

[Gambas:Video CNBC]
(hoi/hoi)