Saturday, January 16

Usai Cetak Rekor, Wall Street Dibuka Berayun ke Zona Merah

Jakarta, CNBC Nusantara – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka berfluktuasi pada perniagaan Jumat (18/12/2020), setelah kemarin mencetak rekor tertinggi baru meski urusan Corona masih terus membumbung.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 20 poin pada pukul 08: 30 waktu setempat (21: 30 WIB) dan 20 menit kemudian arah minus 62, 4 poin (-0, 21%) ke 30. 240, 97. S& P 500 turun 9, 3 poin (-0, 25%) ke 3. 713, 22 dan Nasdaq surut 5, 9 poin (-0, 05%) ke 12. 761, 25.

Saham Tesla hari ini mencuri perhatian karena secara resmi menjadi bagian indeks S& P 500, dengan sumbangan kapitalisasi pasar sebesar US$ 600 miliar setelah melesat lebih dari 700% tahun ini. Saham perusahaan milik Elon Musk tersebut melompat 4% ke titik tertinggi yang baru.


Kemarin, Dow Jones melompat 148 poin atau 0, 49%. Sementara itu, indeks S& P 500 dan Nasdaq sempat menyentuh level tertinggi di tengah perdagangan, dengan menguat masing-masing 0, 58% dan 0, 84%.

Pelaku pasar cenderung memantau perkembangan vaksin Covid-19 dalam tengah kenaikan kasus Corona, serta harapan tercapainya kesepakatan stimulus senilai US$ 900 miliar.

Pemimpin Kebanyakan Senat Mitch McConnell mengatakan kalau kesepakatan bikameral bipartisan “semakin dekat di genggaman. ” Dia optimistis bahwa Kongres akan mencapai kemufakatan pada akhir pekan.

Ketua DPR Nancy Pelosi juga mengatakan bahwa Golongan Demokrat kian mendekati konsensus. “Kita membuat beberapa kemajuan pagi ini” dan “menunggu kabar dari itu, ” tuturnya pada Kamis.

Angka klaim tunjangan pengangguran pekan lalu menyentuh 885. 000, menjadi yang tertinggi sejak awal September, dan melewati ekspektasi ekonomi sebanyak 808. 000. Sementara itu, data penjualan ritel anjlok 1, 1% pada November, lebih buruk dari ekspektasi ekonom sebesar 0, 3%.

“Kabar buruk pasar ini adalah gelombang ketiga yang terus memburuk, dan kerusakan ekonomi dari pandemi terus mewujud, ” tutur Brad McMillan, Kepala Investasi Commonwealth Financial Network, sebagaimana dikutip CNBC International .

Namun kabar baiknya, lanjut tempat, kebijakan untuk mengatasi virus telah terlihat, dan pemerintah terus menggodok stimulus. Balai Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) GANDAR pada Kamis menyetujui penggunaan vaksin Moderna untuk keperluan darurat, menjelma langkah penting untuk pendistribusian vaksin Covid-19 pekan depan.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)