Tuesday, December 1

Indonesia Resmi Resesi dan Fakta Menakutkan yang Dialami Masyarakat

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia resmi masuk negara yang mengalami resesi setelah Lembaga Pusat Statistik (BPS) melaporkan kemajuan Produk Domestik Bruto (PDB) minus 3, 49% secara tahunan (yoy).

Kontraksi PDB perut kuartal berturut-turut secara tahunan mewujudkan Indonesia resmi menyandang status resesi untuk kali pertama sejak 1999 atau 21 tahun silam.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, meyakini ekonomi Indonesia telah menyentuh titik nadir. Kondisi terburuk sudah dilalui, sehingga ke depan adalah saatnya untuk bangkit.

“Posisi terburuk akibat Covid-19 sudah kita lewati. Upaya perbaikan akan terus diakselerasi sehingga mau terus didorong ke zona pasti pada triwulan IV-2020 dan 2021, ” tegasnya dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Kamis kemarin.

Akan tetapi, Sri Mulyani menggambarkan berbagai perbaikan yang sudah terlihat pada kuartal III-2020. Artinya, ke depan yang ada adalah perbaikan.

“Pada triwulan III-2020 the worst is over. Dampak buruk dari Covid-19 pada triwulan II sudah kita lewati dan kita dalam tahap pemulihan, ” tuturnya.

Dampak Resesi ke Masyarakat > > NEXT