Wednesday, October 28

Singapura Diramal Luka Dalam, Kurs Dolarnya Merosot

Jakarta, CNBC Indonesia –  Nilai ubah dolar Singapura melemah cukup tajam melawan rupiah pada perdagangan Selasa (13/10/2020). Negeri Merlion yang diramal mengalami “luka yang dalam” sebab Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) membuat kurs sembrono uangnya tertekan.

Melansir data Refinitiv, dolar Singapura pagi ini melemah 0, 27% ke Rp 10. 784, 39/SG$ pada pasar spot. Kemarin dolar Singapura juga melemah dengan persentase yang serupa setelah membukukan penguatan 3 keadaan beruntun.

Dalam pernyataan yang dikutip Strait Times dari Bloomberg , Direktur Pemangku MAS, Ravi Menon, mengatakan 20% dari ekonomi negara itu tertumbuk dan menghadapi “luka yang dalam” akibat pandemi virus corona (Covid-19).


“Sekitar 10% sampai 20% ekonomi bertemu luka akibat virus, ” jelas Menon, dalam acara Institute of International Finance, Senin (12/10/2020).

Kementerian Industri dan Perdagangan memperkirakan sepanjang 2020, ekonomi produk domestik bruto (PDB) berkontraksi (tumbuh negatif) sekitar 5% mematok 7% ( year-on-year /YoY).  

Dalam kuartal II-2020 lalu, PDB Singapura mengalami kontraksi 13, 2% YoY, yang menjadi kontraksi terdalam sepanjang sejarah Negeri Merlion. Singapura pula resmi mengalami resesi, sebab pada kuartal sebelumnya PDB mengalami kontraksi 0, 3% YoY.

Pemerintah Singapura telah mengalokasikan sekitar US$ 100 miliar dalam bentuk stimulus untuk meredam pukulan cepat bagi bisnis dan menyelamatkan order.  

Meski begitu, Menon mengungkapkan bahwa Singapura memang belum melihat tingkat krisis sepenuhnya. Ia mengatakan lebih banyak pinjaman buruk dan kebangkrutan yang diperkirakan terjadi hingga awal 2021.

Buruknya kinerja ekonomi Singapura terjadi akibat sangat tergantung secara ekspor. Sumbangan ekspor dalam pendirian PDB di Singapura lebih dibanding 100%. Ketika ekspor merosot, maka PDB juga ikut nyungsep .

Pandemi Covid-19 membuat roda perekonomian ijmal melambat sangat signifikan, sehingga seruan ekspor dari Singapura ikut roboh tajam.
Sepanjang perdagangan dunia belum pulih, maka akan suram bagi Singapura untuk mencapai perbaikan ekonomi yang berkelanjutan.

TIM PENELITIAN CNBC  INDONESIA 

[Gambas:Video CNBC]
(pap/pap)