Wednesday, October 28

Top Xi Jinping, China Join ‘Avengers’ Sebar Vaksin Covid-19

Jakarta, CNBC Indonesia –  China telah menandatangani kata sepakat untuk memastikan vaksin Covid-19 mampu didistribuskan ke negara-negara berkembang.

Negeri Presiden Xi Jinping ini bergabung dengan aliansi bersama untuk melindungi warga dunia lantaran corona. Bukan Avengers tapi Covid-19 Vaccine Global Access (Covax), suatu inisiatif global yang bertujuan menggandeng produsen untuk memberi akses seadil-adilnya pada vaksin ke seluruh dunia.


“Kami mengambil langkah konkret ini untuk memastikan distribusi yang adil dari vaksin, terutama ke negara berkembang, dan berharap negara yang lebih mampu juga hendak bergabung dan mendukung Covax, ” kata Juru Bicara Kementerian Asing Negeri China, Hua Chunying pada pernyataannya dikutip Reuters, Jumat (9/10/2020).

Ia menegaskan China memiliki kemampuan manufaktur vaksin Covid-19 yang cukup. Ia juga berniat akan memprioritaskan penyediaan negara berkembang ketika vaksin sudah siap.

China sendiri memiliki empat vaksin eksperimental pada tahap akhir uji klinis. Perut dikembangkan oleh China National Biotec Group (CNBG) yang didukung negeri, dan dua lainnya dari Sinovac Biotech dan CanSino Biologics.

Sebelumnya China sudah menyuntik (inokulasi) ratusan ribu pekerja penting dan kelompok yang dianggap berisiko tinggi dengan vaksin eksperimental itu, bahkan ketika uji klinis belum sepenuhnya selesai. Negeri itu mengaku sudah mendapat izin WHO.

China menjadi negara ke 169 yang bergabung dengan perserikatan yang dipimpin Badan Kesehatan Negeri (WHO) itu. Covax menargetkan menyampaikan 2 miliar dosis vaksin mematok akhir tahun 2021.

Sayangnya Rusia dan Amerika Serikat (AS) yang juga produsen vaksin tak bergabung. Presiden AS Donald Trump bahkan sempat menuturkan hendak keluar dari WHO.

(sef/sef)