Thursday, September 24

Penting! 4 Vitamin untuk Perkuat Pola Imun Lawan Corona

Jakarta, CNBC Indonesia – Wabah virus corona (Covid-19) biasanya memunculkan berbagai tanda & gejala bagi orang yang terpapar, mulai dari demam dan batuk darah kering, hingga gejala ekstrem dengan membutuhkan bantuan medis segera, semacam kesulitan bernapas.

Saat ini memang belum ada vaksin atau obat antivirus yang secara khusus dapat mencegah penularan, memulihkan, atau mengobati penyakit ini. Maka untuk mencegahnya, mengkonsumsi vitamin sanggup membantu memperkuat sistem kekebalan awak dalam melawan virus.

Berikut daftar vitamin dan suplemen yang dapat awak konsumsi untuk melawan virus corona dan penyakit lainnya agar tak masuk ke dalam tubuhmu.

Vitamin C

Umumnya, vitamin C dapat membantu melawan flu bertambah cepat atau meredakan gejala pilek jika dikonsumsi sebelum sakit. Sebagai antioksidan, vitamin C dapat membangun mengurangi peradangan, salah satunya peradangan paru-paru, salah satu gejala Covid-19 yang dapat menyebabkan gangguan fotosintesis atau bahkan kematian.

Jadi jika masih sehat, tidak ada salahnya untuk mulai mengkonsumsi vitamin C untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Vitamin D

Fungsi utama vitamin D merupakan membantu tubuh mempertahankan kadar kalsium dan fosfor dalam darah yang optimal, yang dapat diperoleh meniti paparan sinar ultraviolet matahari, atau melalui suplemen dan makanan yang dimakan.

Mendapatkan vitamin D yang cukup juga mampu melindungi diri dari infeksi media pernapasan. Suplementasi vitamin D secara signifikan mengurangi kemungkinan infeksi media pernafasan, berdasarkan studi klinis dengan diterbitkan dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics.


Vitamin B pelik

Vitamin B6 sangat penting untuk menjaga bentuk kekebalan Anda dalam kondisi prima. Pastikan untuk mendapatkan cukup vitamin B sebagai suplemen, sebagai bagian dari makanan harian. Vitamin B6 dapat dengan mudah didapat daripada asupan harian dari sereal ataupun dalam multivitamin.

Zinc (Seng)

Mengkonsumsi permen tenggorokan atau obat flu yang dijual bebas secara kandungan zinc (seng) dapat membangun mempersingkat durasi pilek rhinovirus. Seng juga membantu gejala penyakit kaya hidung tersumbat, keluarnya cairan sejak hidung, sakit tenggorokan, dan batuk, untuk sembuh lebih cepat.

Seng juga telah ditemukan membantu memproduksi dan mengaktifkan sel-T (limfosit-t), yang memicu tubuh untuk merespons infeksi, menurut National Institutes of Health (NIH).

Untuk pemulihan yang lebih cepat, mulailah mengkonsumsi seng untuk mengobati penyakit dalam 24 jam mula-mula gejala. Dosis seng yang positif adalah 75 mg. Tetapi awak harus tetap waspada jika mengkonsumsi lebih dari 150 mg ayan per hari dapat menyebabkan keracunan, dan juga berdampak negatif dalam sistem kekebalan tubuh.

Jika Anda mengonsumsi lebih lantaran satu obat seng, lebih elok untuk bertanya dahulu kepada dokter, agar kamu bisa mencegah hasil yang merugikan tubuh.

Namun penting untuk dicatat bahwa tidak ada vitamin atau suplemen yang dapat menyembuhkan penyakit Covid-19, juga tidak ada bukti berpengaruh bahwa vitamin atau suplemen yang tidak disetujui FDA memiliki efek pada Covid-19.

Buah pendukung kekebalan dari suplemen dan vitamin dalam konteks virus corona sendiri masih bersifat teoritis, dan hanya untuk mencegah virus meresap ke dalam tubuh.

Vitamin dan suplemen dapat berinteraksi satu sama lain dalam sistem tubuh dan dengan resep ataupun obat bebas. Beritahu dokter mengenai semua obat dan suplemen dengan dikonsumsi, dan jangan memulai regimen vitamin tanpa berkonsultasi dengan sinse terlebih dahulu.

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)