Tuesday, November 24

Ini Dia 5 Saham Paling Cuan Selama Agustus, BRIS Jawara!

Jakarta, CNBC Indonesia – Agustus sudah berlalu, kini berganti September. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam periode sebulan terakhir juga mampu menguat sekitar 3% kendati secara tahun berjalan indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini masih minus 15%.

Berdasarkan data perdagangan, selama Agustus, ada 5 saham dengan penguatan signifikan seiring dengan beberapa sentimen yang menyertai pergerakan harga sahamnya.

Ada yang naik lantaran kinerja keuangan selama semester I sangat baik, ada pula yang menguat karena ditopang investor asing dari Korea Selatan yang menguasai mayoritas saham perusahaan.


Selain itu juga ada penguatan saham karena didukung pembelian oleh salah satu investor pasar modal kawakan sehingga memberi sentimen positif. 

5 Saham Paling Tokcer Selama Agustus 2020

1. PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS)

Saham anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ini melesat 63,56% di level Rp 965/saham selama Agustus, dengan nilai transaksi selama sebulan yakni mencapai Rp 4,2 triliun dengan volume perdagangan 5,9 miliar saham. BRIS mencatat laba bersih sebesar Rp 117,2 miliar sepanjang semester I-2020, melonjak 229,6% dari kinerja pada periode yang sama tahun 2019.

2. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP)

Saham bank yang tengah memicu kisruh antara Kookmin Bank, Bosowa Group, dan OJK ini sudah melesat 59,78% di level Rp 286/saham per 31 Agustus 2020. Nilai transaksi mencapai Rp 2,5 triliun dengan volume perdagangan 9,7 miliar saham. Kookmin Bank bakal menguasai 67% saham lewat skema private placement.

3. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO)

Saham anak usaha Bank BRI ini melesat 47,29% di level Rp 380/saham di akhir Agustus dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,2 triliun dengan volume perdagangan 3,8 miliar saham.

4. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

Saham emiten rokok ini menguat hingga 45,38% di level Rp 378/saham di akhir Agustus lalu dengan nilai transaksi mencapai Rp 711,2 miliar dengan volume perdagangan 2 miliar saham.

5. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)

Saham emiten Grup MNC yang baru dibeli investor kawakan Lo Kheng Hong ini melesat 38,32% di level Rp 296/saham di akhir Agustus dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,3 triliun dengan volume perdagangan 4,3 miliar.

Pada perdagangan awal September (1/9), IHSG ditutup terbang 1,38% di level 5.310,67 usai melorot signifikan 2% pada perdagangan di akhir Agustus (31/8).

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 491 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh Rp 8 triliun.

Saham yang paling banyak dilego asing pada perdagangan kemarin adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan jual bersih sebesar Rp 59 miliar dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 77 miliar.a

Sementara itu saham yang paling banyak dikoleksi asing kemarin adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan beli bersih sebesar Rp 18 miliar dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan net buy sebesar Rp 8 miliar.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)