Thursday, September 24

Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac China Hari Ini!

Jakarta, CNBC Nusantara – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) yang juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil ternyata telah dinyatakan lolos tahap pertama (V0) sebagai relawan uji klinis periode 3 vaksin Covid-19.

Hari ini, Jumat (28/8/2020) Ridwan Kamil dijadwalkan melakukan kunjungan/tahap kedua (V1) berupa penyuntikan pertama sebagai relawan uji klinis tersebut pada Puskesmas Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

“(Hasil tes) saya dilaporkan minus Covid-19. Lolos untuk mengikuti penyuntikan pertama di Puskesmas Garuda teristimewa. Setelah itu akan dimonitor status tubuh (setelah disuntik), ” ucap Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

Jelang menjalani penyuntikan pertama sebagai relawan, Kang Emil menegaskan bahwa dirinya menjaga kondisi tubuh melalui perilaku tumbuh bersih dan sehat (PHBS) laksana tidur teratur dan makan-makanan dengan bergizi serta menjaga kebugaran.


Foto: Ridwan Lengkap (Youtube Sekretariat Presiden RI)

“(Proses uji klinis) vaksin ini kuncinya jangan sampai ada relawan yang sakit, lalu penyelidik menduga sakitnya karena vaksin, real karena perilaku gaya hidup yang tidak benar misalnya fisik dengan terkuras habis, ” ucap Termuda Emil.

“(Situasi) seperti itu bahaya, nanti mengaburkan penilaian. Sebab karena itu, kita (relawan) telah diwanti-wanti agar menjaga (gaya hidup), ” tambahnya.

Selain itu, Kang Emil berujar kalau dirinya juga mengurangi lokasi kegiatan sebagai pimpinan Jabar yang sungguh-sungguh jauh agar kondisi fisiknya tidak terkuras.

“Saya selalu batasi kegiatan, bukan mengubah macam kegiatan, hanya frekuensi jumlahnya. Daripada sehari sembilan (agenda), mungkin pas lima atau enam, ” ujarnya.

Adapun seperti diberitakan sebelumnya, Kang Emil melakukan periode pertama uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda pada Selasa, 25 Agustus cerai-berai.

Selain melakukan tes usab ( swab test ) metode Polymerase Chain Reaction (PCR) serta pengecekan tinggi lembaga, berat badan, dan riwayat kesehatan tubuh, Kang Emil juga mendapat penjelasan terkait risiko uji klinis maka menandatangani perjanjian sukarela sebagai relawan di kunjungan pertama itu.

Totalnya, proses uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac oleh BUMN Bio Farma dan FK Unpad ini berlangsung dalam lima tahap/kunjungan selama kurang lebih enam kamar atau hingga akhir 2020. Kalau uji klinis berjalan lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat permisi edar dan diproduksi massal dalam awal 2021.

[Gambas:Video CNBC]
(dru)