Thursday, September 24

Mayday! Harga Emas Ambrol 4, 3% ke US$ 1. 939/troy ons

Jakarta, CNBC  Indonesia –  Harga emas negeri menukik tajam pada perdagangan Selasa (11/8/2020) akibat aksi ambil untung ( profit taking ) masif merespon tanda-tanda bangkitnya perekonomian Amerika Serikat (AS). Profit taking semakin menggila setelah Rusia mengumumkan telah menemukan vaksin virus corona.

Melansir data Refinitiv, pada pukul 20: 11 WIB harga emas hari ini bobol 4, 3% ke US$ satu. 939, 37/troy ons di rekan spot . Level tersebut merupakan yang terendah semenjak 30 Juli. Jika dilihat dari rekor tertinggi sepanjang masa US$ 2. 072, 49/troy ons logam mulia ini merosot 6, 42%.

Rekor tertinggi tersebut dicapai pada hari Jumat pekan lalu, tetapi di hari itu penurunan emas dimulai. Penyebabnya data tenaga kerja AS yang rapi.


Bagian Tenaga Kerja AS hari itu melaporkan tingkat pengangguran di kamar Juli turun tajam menjadi 10, 2% dari sebelumnya 11, 1%. Selain itu, sepanjang bulan morat-marit, perekonomian AS kembali menyerap tenaga kerja di luar sektor pertanian, yang dikenal dengan istilah non-farm payrolls , sebesar 1, 763 juta orang, bertambah banyak ketimbang prediksi di Forex Factory sebesar 1, 53 juta.

Data-data tersebut membuktikan perekonomian AS mulai bangkit sesudah nyungsep hingga mengalami resesi di kuartal II-2020 lalu.

Tidak hanya itu, rata-rata gaji per jam juga mengalami kenaikan 0, 2% di bulan Juli setelah menurun dalam 2 bulan beruntun. Kembali naiknya rata-rata gaji berpeluang meningkatkan belanja konsumen atau belanja rumah tangga dengan merupakan tulang punggung perekonomian AS. Belanja rumah tangga berkontribusi sekitar 70% terhadap produk domestic bruto (PDB) AS.

Selain itu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani empat instruksi eksekutif pada Sabtu (8/8/2020) waktu setempat atau Minggu (9/8/2020) WIB. Salah satu dari empat instruksi eksekutif itu berisi bantuan langsung kepada pengangguran senilai US$ 400 per pekan.

Bantuan senilai US$ 400 per pekan tersebut tentunya akan meningkatkan gaya beli warga AS, yang lagi-lagi berpotensi memberikan dampak signifikan ke PDB.

Membaiknya rekan tenaga kerja serta kebijakan tumpuan langsung dari Trump membuat jalan perekonomian AS akan segara hidup, daya tarik emas sebagai kekayaan aman ( safe haven ) menjadi luntur sehingga memicu aksi keuntungan taking.  

Aksi profit taking kian naik setelah media lokal Rusia memberitakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa pemerintahannya telah memberi persetujuan vaksin virus corona yang pertama di dunia.

Pengumuman tersebut membuat bursa saham Eropa hingga Amerika Serikat bangkit tajam, harga emas pun langsung merosot.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(pap/pap)