Thursday, September 24

WHO Bicara Soal Vaksin: Perburuan dengan Cukup Bersejarah!

Jakarta, CNBC Indonesia – WHO atau World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia) masih terus melakukan investigasi khusus soal keberadaan virus corona (covid-19) di negeri ini.

WHO mengatakan tim investigasi tingkat lanjut masih belum kembali dari China pada mana virus tersebut awalnya muncul.

Bahkan Tim dengan segera diterjunkan lagi akan bertambah besar di mana terdiri dibanding para ‘expert’ WHO China & internasional. Tujuannya cuma satu, mengkaji asal-usul virus di kota Wuhan itu.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengucapkan keberadaan virus ini merupakan gawat kesehatan global terbesar sejak depan abad ke-20. Perburuan vaksin itu pun juga yang terbesar sepanjang sejarah.

“Ada banyak vaksin dalam uji coba, tersedia beberapa dalam tahap akhir tes klinis – dan ada jalan. Itu tidak berarti bahwa kita akan memiliki vaksin, tetapi setidaknya kecepatan kita mencapai tingkat dengan kita capai sekarang belum sudah terjadi sebelumnya, ” katanya dilansir Reuters, Senin (3/8/2020).

“Ada kekhawatiran bahwa kita kira-kira tidak memiliki vaksin yang mampu berfungsi, atau perlindungannya hanya buat beberapa bulan, tidak lebih. Tetapi sampai kita menyelesaikan uji klinis, kita tidak akan tahu. ”

Tedros mendesak seluruh negara untuk secara ketat menanamkan langkah-langkah kesehatan seperti memakai kedok, menjaga jarak, cuci tangan, membasuh tangan dan rutin melakukan pemeriksaan virus.

“Pesan pada orang-orang dan pemerintah jelas: ‘Lakukan semuanya’, ” kata Tedros. Ia mengatakan penggunaan masker harus menjelma simbol solidaritas keliling dunia.

“Sejumlah vaksin sekarang pada uji klinis fase tiga dan kami semua berharap memiliki sebesar vaksin efektif yang dapat membangun mencegah orang terinfeksi. Tapi tidak ada ‘silver bullet’ saat ini dan mungkin tidak pernah ada. ”



[Gambas:Video CNBC]
(dru)