Tuesday, August 4

Duh! Penasehat Gedung Putih Yakin Virus Corona Abadi

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Penasihat virus corona Gedung Suci Dr. Anthony Fauci mengatakan kalau virus corona sangat menular jadi kemungkinan besar tidak akan pernah hilang sama sekali. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump yang telah berulang kali mengucapkan Covid-19 pada akhirnya akan menyelam.

“Saya tidak percaya itu akan hilang karena tersebut adalah virus yang sangat menular, ” katanya mengutip CNBC pada Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Virus corona, yang muncul sekitar tujuh bulan lalu telah menginfeksi lebih dari 17 juta karakter dan menewaskan sedikitnya 673. 822, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins. AS mempunyai jumlah korban terburuk di negeri dengan lebih dari 4 juta kasus dan setidaknya 152. 075 kematian pada Jumat.


Komentar Fauci bertentangan dengan Trump, yang telah berulang kali mengklaim bahwa virus itu akan menyelam. Pernyataan presiden tersebut disampaikan pada tengah peringatan dari para spesialis kesehatan, termasuk di Pusat Pengoperasian dan Pencegahan Penyakit, bahwa peristiwa Covid-19 dan kasus kematian dapat meningkat pada musim gugur tersebut.

Sekalipun virus corona tidak akan kering, Fauci sebelumnya mengatakan kemungkinan para pemimpin dunia dan pejabat kesehatan tubuh masyarakat dapat melakukan sesuatu untuk membawa pandemi ke level yang lebih rendah.

Tempat mengatakan AS memiliki banyak kejadian karena beberapa negara bagian tidak melakukan penutupan wilayah pada kausa wabah, sementara wilayah yang lain telah dibuka kembali terlalu lekas. Dia juga mengatakan negara-negara lain dapat menghilangkan gelombang pertama wabah setelah setidaknya 90% dari usaha yang tidak penting dihentikan.

“Dalam upaya untuk mengambil kembali beberapa situasi, negara tidak mematuhi secara ketat oleh asas yang telah dikeluarkan oleh dasar tugas dan Gedung Putih. & orang lain yang bahkan mematuhinya, orang-orang di negara bagian itu sebenarnya berkumpul di tengah karakter banyak dan tidak mengenakan kedok, ” katanya lagi.

“Saya pikir ada keragaman tanggapan di negara ini dari negeri2 yang berbeda sehingga kami betul-betul tidak memiliki persatuan untuk segenap, ” ujarnya menambahkan.

Fauci juga mengatakan tidak sudah ada jaminan para ilmuwan mau menemukan vaksin yang aman dan efektif untuk virus corona, meskipun dia sangat optimis. Pada keadaan Kamis, pejabat administrasi senior dalam Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan mengatakan saat konferensi bahwa Pfizer dan pesaing Moderna, yang memulai uji coba tiga vaksin fase secara terpisah. Percobaan ini telah memvaksinasi beberapa ratus orang di dalam beberapa hari pertama.

“Kita berjalan benar cepat. Saya tidak percaya kalau akan ada vaksin sejauh ini di depan kita bahwa kita harus bergantung pada negara asing untuk mendapatkan kita vaksin, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)