Tuesday, August 4

Emas Dunia di Rekor Tertinggi 9 Tahun, Cek Harga Koin Dinar!

Jakarta, CNBC Indonesia –  Harga emas negeri melesat sejak awal pekan kemarin, hingga ke level tertinggi di 9 tahun terakhir. Kenaikan itu tentunya juga mengerek naik harga koin dinar produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk

Berdasarkan situs logammulia. com , Koin 1 dinar dengan kemurnian Au 91, 7% hari ini dibanderol Rp 3. 616. 073. 1 koin dinar ini memiliki berat 4, 25 gram. PT Antam juga menjajakan koin ½ dinar, 2 dinar, dan 4 dinar. Ada pula koin dinar dengan kemurnian FG 99, 99%, dimana harga satu koinnya Rp 3. 808. 000.

Selain koin dinar, Antam juga menjual koin dirham yang berbahan dasar perak. satu koin dirham dengan kemurnian Ag 99, 95% dibanderol Rp 84. 857. 1 koin dirham ini memiliki berat 2, 975 gram.


Kedua koin itu dikenal sebagai alat perdagangan formal yang paling stabil dan sebati syariah sejak berabad-abad lamanya. Selain itu baik dinar dan dirham dapat juga digunakan untuk pembayaran zakat, alat investasi atau simpanan, serta menjadi mahar.

Harga emas dunia kemarin bangkit 0, 36%, dan berlanjut lagi pada hari ini. Pada jam 18: 33 WIB, emas dunia diperdagangkan di kisaran US$ satu. 827, 55/troy ons menguat 0, 67% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Level tersebut ialah yang tertinggi sejak September 2011.

Penguatan harga emas dunia hari ini akan mempengaruhi harga koin dinar besok.

Emas dunia sekali lagi menunjukkan pergerakan sepadan dengan indeks saham global. Padahal, emas dan saham merupakan aset yang berlawan, emas merupakan kekayaan aman ( safe haven ) dan saham dianggap sebagai aset berisiko.

Pergerakan seirama  dua aset yang berlawanan ini dikatakan akibat stimulus moneter yang digelontorkan bank sentral dunia guna meredam dampak pandemi penyakit virus corona (Covid-19).

Melansir Kitco News, Hans Albrecht, manager portofolio di Horizons ETF, mengatakan kebijakan stimulus moneter melalui program pembelian aset ( quantitative easing /QE) dikatakan menjadi pemicu penguatan pura saham, tetapi di sisi lain kebijakan tersebut menimbulkan risiko kenaikan inflasi dan penurunan nilai gegabah uang.

Dua situasi yang disebutkan terakhir tersebut menjadi pemicu investor memburu emas. Albrecht pun memprediksi harga emas akan mencapai US$ 2. 000/troy ons di akhir tahun ini. Berarti emas akan mencetak sejarah mutakhir, melesati rekor tertinggi sepanjang kala US$ 1. 920/troy ons yang dicapai pada September 2011 berantakan.

“Dalam pandangan saya, harga emas punya peluang yang besar menuju US$ 2. 000/troy ons di akhir tahun nanti, dan tahun depan akan jauh lebih tinggi” kata Albrecht sebagaimana dilansir Kitco News.

TIM RISET CNBC  INDONESIA 

[Gambas:Video CNBC]
(pap/pap)