Tuesday, August 4

Makna Anjlok Hingga 29%, Ini 5 Saham Top Losers Sepekan

Jakarta, CNBC Indonesia –  Ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat nyaris 1% dalam sepekan terakhir, beberapa bagian harus mengalami nasib apes pasal kapitalisasi pasarnya ada yang tergerus sampai 29%.  

Kendati menguat nyaris 1%, pura saham domestik masih ditinggalkan sebab investor asing. Data Bursa Hasil Indonesia (BEI) mencatat asing mencetak aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1, 1 triliun.

Hampir semua indeks sektoral saham Tanah Air berhasil melenggang ke zona muda kecuali untuk sektor property & real estate yang terkoreksi 2, 15%, infrastruktur dengan pemangkasan sejumlah 0, 31% dan keuangan yang menurun 1, 1% minggu ini.


Pada periode 13 – 17 Juli 2020, IHSG cenderung bergerak di rentang 5. 064, 45 – 5. 098, 37. Rata-rata transaksi harian pada seluruh pasar mencapai Rp enam, 94 triliun. Pergerakan saham diwarnai dengan berbagai peristiwa seminggu belakang.

Saham-saham dengan penurunan kapitalisasi terbesar kebanyakan merupakan bagian dengan nilai kapitalisasi pasar di bawah Rp 10 triliun (small cap). Saham-saham tersebut berasal dari berbagai sektor.

Imbal hasil dari lima saham top  losers sepekan terakhir berada pada rentang -16% hingga -29%. Saham dengan  penurunan kapitalisasi pasar sempurna adalah PT Sitara  Propertindo Tbk  (TARA) yang anjlok sampai 29%.

Berikut ini adalah daftar saham-saham dengan  penurunan kapitalisasi pasar tertinggi pada periode 13-17 Juli 2020:

Berikut adalah profil kongsi dengan penurunan kapitalisasi pasar terbesar sepekan terakhir:  

PT Sitara  Propertindo  Tbk  (TARA) merupakan perusahaan yang bergerak pada sektor konstruksi. Perusahaan ini dimiliki oleh PT Surya Buana Rani (15%) dan  Glenwood Corporation (14%).

PT Maming  Enam Sembilan Mineral Tbk  (AKSI)  hidup dalam bidang perdagangan besar akan dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas perusahaan holding & aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

PT Victoria Insurance Tbk  (VINS) merupakan perusahaan yang menyediakan asuransi umum dan dimiliki sebab PT Victoria Investama  Tbk  dengan kepemilikan saham mencapai 73%.  

PT Pollux  Properti Tbk  (POLL)  adalah pengembang kekayaan. Perusahaan ini adalah anak perusahaan dari Pollux Properties Ltd, ialah pengembang properti di Singapura dengan fokus eksklusif pada pengembangan properti perumahan dan komersial.

PT Kedawung Setia Industrial Tbk  (KDSI) memiliki kegiatan utama  pada penyediaan peralatan rumah tangga dan dapur yang terbuat dari baja, aluminium dan plastik, kotak kardus dan kerajinan tangan.

Saksikan gambar terkait di bawah ini:

(twg/twg)