Thursday, October 22

Mendesak! Cadangan Emas RI Menciut Termasuk Antam, Tanda Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Superior induk perusahaan holding tambang BUMN memperkirakan cadangan emas PT Berbagai macam Tambang Tbk  (Antam) terus meluncur, menyusul belum adanya tambahan pengkajian baru yang signifikan. Belum bisakah PT  Freeport  Indonesia dilibatkan mengatasi persoalan ini?

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengungkapkan Holding Industri Pertambangan BUMN memiliki target laba sebesar Rp 2, satu triliun di 2020, yang salah satu penyumbangnya adalah Antam, dari keluaran unggulan emas.

Namun ada tantangan yang harus diwaspadai, yaitu perkara cadangan.


“Antam untuk emas dalam dua-tiga tahun ini akan semakin berkurang reserve -nya, ” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Komisi VII DPR RI, Selasa (30/6/2020).

Orias tidak menuturkan besaran penurunan cadangan emas. Tetapi, dia mengingatkan perlunya eksplorasi benar-benar antara Antam dengan perusahaan yang lain untuk mendongkrak  cadangan  emas tersebut.

Mengutip data CEIC, cadangan tambang emas nasional memang cenderung menurun pada 10 tahun terakhir, yakni lantaran posisi 3. 000 metrik ton pada tahun 2010, menjadi dua. 600 metrik ton pada tahun lalu. Artinya, terjadi penurunan sebesar 13%.

Penurunan terutama terjadi dalam tiga tahun terakhir, sejak tahun 2017. Dengan berkurang sejumlah 500 metrik ton pada tahun tersebut menyusul kenaikan permintaan emas di tengah tingginya harga logam mulia tersebut.

Pada tahun 2017, Antam mencatatkan penjualan emas sejumlah Rp 7, 4 triliun, ataupun meroket 33%. Emas menyumbang 59% dari total penjualan perseroan di tahun tersebut senilai Rp 12, 6 triliun.

Mengacu pada laporan tahunan perseroan per 31 Desember 2017, volume penjualan emas Antam saat itu menjadi 13. 202 kilogram, naik dari volume penjualan setahun sebelumnya sebesar 10. 227 kilogram.

Produksi emas Antam pada era tersebut mencapai 1. 967 kilogram yang berasal dari tambang Pongkor (Jawa Barat) dan Cibaliung (Banten), atau relatif tak berubah daripada produksi 2016 sebesar 2. 209 kilogram.