Monday, November 30

Panas Dengan China, India Tiru Modus Trump Blokir Huawei?

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah India dilaporkan sudah memulai konsultasi level tertinggi melanggar pembangunan infrastruktur jaringan 5G dengan bisa memengaruhi nasib Huawei Technologies.

Rapat para gajah membahas permasalahan ini dilakukan dalam Senin (29/6/2020), bersamaan dengan dialog pemblokiran 59 aplikasi China dengan disebut mengintai jutaan masyarat India dan mengirimkan data secara ilegal ke China.

Mengutip seorang sumber yang mengetahui masalah ini, rapat level menteri ini membahas soal keikutsertaan Huawei dan beberapa perusahaan China dalam proyek teknologi internet 5G, seperti dikutip dari Time of India, Rabu (1/7/2020).


Tidak diketahui apa hasil kerap tersebut, namun kementerian telekomunikasi India telah meminta perusahaan telekomunikasi hak negara Bharat Sanchar Nigam Limited untuk mengecualikan Huawei dalam tender 4G sebagai balasan atas memanasnya hubungan China dan India.

China dan India berkuat karena klaim Tiongkok di kawasan perbatasan Himalaya. 20 tentara India dikabarkan meninggal dalam bentrok tanpa senjata. Hal ini memicu seruan boikot produk China di India.

Pada Senin berserakan, Kementerian Komunikasi memutuskan untuk memblokir 59 aplikasi seluler China jadi balasan baru atas ketegangan ikatan diplomasi kedua negara. Aplikasi China yang diblokir di antaranya TikTok, Mobile Legends, WeChat, UC Browser, Class of King, Meitu dan Bigo Live.

Kepala AS Donald Trump telah memblokir Huawei dalam proyek 5G negara dengan alasan ancaman keamanan nasional. Trump menuding perangkat 5G Huawei bisa disusupi pemerintah China buat spionase. Huawei telah membantah tuduhan tersebut.

Saksikan video terkait dalam bawah ini:

(roy/roy)