Monday, July 13

Saat Bos The Fed Minta Kongres Selamatkan Warga yang Kena PHK

Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonomi AS yang jatuh lulus dalam diramal bakal segera reda dari krisis akibat Covid-19. Namun, 25 juta warga AS dengan terlantar akibat PHK dan tidak lagi bekerja lebih membutuhkan banyak bantuan pemerintah.

“Kami di The Fed perlu membentengi kaki kami tetap di berasaskan gas sampai kami benar-benar yakin kita bisa melalui ini. Dan ini niat kami. Saya berfikir anda mungkin menemukan lebih banyak lagi yang bisa dilakukan, ” kata Gubernur Bank Sentral GANDAR The Fed Jerome Powell kepada Kongres dilansir Reuters, Kamis (18/6/2020).

Jalan keluar dibanding resesi mungkin memakan waktu. Patuh Powell, suku bunga The Fed kemungkinan masih akan mendekati hampa dan akan diperpanjang periodenya.

Powell juga mengatakan bank sentral AS akan terus mengambil obligasi untuk menekan biaya pinjaman jangka panjang.

Foto: Jerome Powell (REUTERS/Erin Scott)
Federal Reserve Chairman Jerome Powell testifies during a House Financial Services Committee hearing on “Monetary Policy and the State of the Economy” in Washington, U. S. July 10, 2019. REUTERS/Erin Scott

Powell sedikit menyentil Kongres di mana haruslah memperhatikan para warga AS yang kehilangan pekerjaannya. “Kita kudu menemukan cara sebagai negara dengan mendukung orang-orang itu sehingga siap keluar dari bagian tersulit kehidupan mereka, ” tegas Powell.

Powell mengatakan, akan benar penting bagi Kongres untuk memperpanjang dalam beberapa bentuk pembayaran stimulus tambahan US$ 600 kepada para pengangguran. Ini merupakan bagian lantaran paket bantuan yang disahkan pada bulan Maret dan yang akan berakhir pada bulan Juli.

“Pemerintah negara bagian dan lokal, serta usaha kecil, pula akan memerlukan bantuan, ” katanya.

Untuk informasi, kongres telah mengalokasikan hampir US$ 3 triliun untuk bantuan ekonomi yang berkaitan dengan virus korona.

Bank sentral AS serupa telah memompa triliunan dolar kredit ke dalam ekonomi untuk meredamnya dari dampak pandemi.


Saksikan video terkait di bawah ini:

(dru)