Monday, November 30

Akuisisi 51% Saham Bukopin, Kookmin Bakal Tender Offer?

Jakarta, CNBC Indonesia – Manusia besar finansial asal Korea Selatan, Kookmin Bank akan mengakuisisi PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) melalui rencana penawaran umum terbatas alias rights issue kelima. Saat ini Kookmin merupakan pemegang saham non pengendali dengan kepemilikan hampir 22%.

Kepastian tersebut didapatkan sebab OJK telah menerima surat pernyataan komitmen dari Kookmin. Selain itu, Kookmin juga telah menyediakan sejumlah dana di escrow account buat menjadi pemegang saham pengendali pada memperkuat permodalan dan likuiditas Bank Bukopin.

“OJK telah menerima pernyataan Kookmin Bank, lupa satu grup finansial terbesar dalam Korea Selatan, untuk mengambil mendaulat sekurang-kurang 51% saham Bukopin beserta menjadi pemegang saham pengendali mayoritas, ” ujar Deputi Komisioner Humas Dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran pers, Kamis (11/6/2020).


Sementara itu, Eksekutif Manajemen Risiko Bank Bukopin, Jong Hwan Han, yang merupakan Eksekutif yang ditunjuk oleh Kookmin Bank menambahkan, dalam waktu dekat Kookmin akan merealisasikan keinginannya menjadi pemegang saham pengendali baru Bukopin dengan kepemilikan minimal 51%, dengan menutup proses dan ketentuan yang aci baik di Indonesia maupun pada Korea Selatan.

Dalam prospektus yang diterbitkan sebelumnya dalam rights issue V Bukopin akan menerbitkan 4, 66 miliar saham baru. Untuk merealisasikan kepemilikan 51%, Kookmin harus menjelma standby buyer dengan mengambil hak atau rights dari pemegang bagian lain yang tidak mengexercise.

Bil terealisasi, maka Kookmin akan menggeser Bosowa Corporindo dengan dimiliki keluarga Aksa Mahmud dibanding pemegang saham pengendali Bukopin.

Sesuai ketentuan pasar pangkal, perubahan pengendali dalam perusahaan terbuka harus diikuti dengan mandatory tender offer. Hal ini dimaksudkan supaya pemegang saham minoritas memiliki opsi untuk bertahan atau melepas kepemilikan.

Meski demikian, aturan batas kepemilikan bank umum di OJK membatasi jalan tender offer terutama bagi emiten bank. Selain itu, belum pula ada pernyataan baik dari Bukopin ataupun Kookmin apakah rights issue ini akan diikuti dengan aksi tender offer.

Yang pasti sesuai dengan pernyataan OJK serta Direktur Bukopin, Kookmin menargetkan kepemilikan sekurang-kurangnya 51% saham Bukopin.

Saksikan video terkait di bawah tersebut:

(dob/dob)