Monday, November 30

Aktif Panti Pijat dan Spa, Walkot Bekasi Disemprot Ridwan Kamil

Jakarta, CNBC Indonesia berantakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur Walikota Bekasi Rahmat Effendi karena telah membuka tempat hiburan malam. Ia menodong pembukaan panti pijat, spa had karaoke tersebut dilakukan setelah kedudukan aman berdasarkan kajian epidemiologi & kesehatan.

“Soal wisata, jadi pertanyaan pariwisata itu ditanya dulu dia ada di kawasan hitam, zona merah, zona kuning, zona biru? Kalau pariwisata berada di zona biru dan hijau itu sudah mulai boleh akan tetapi bertahap. Apa itu bertahap? Kita harus petakan risiko pariwisata dengan risiko kesehatan kecil, ” kata pendahuluan Ridwan Kamil, Rabu (10//6/2020).

“Maka kemarin saya teguran Wali Kota Bekasi karena mengabulkan pembukaan risiko tinggi yaitu hiburan malam. Maka kalau ada wisata rendah, outdoor dulu, sampai damai baru indoor tourism dan sejenisnya. Outdoor juga ditahapkan dulu, bisa tidak single individual dulu? Contoh motoran, sepeda, hiking sendirian, makanya dilarang indoor dulu, ” kasar Ridwan Kamil.

Dia menambahkan, lokasi pariwisata seperti Pangandaran boleh saja didatangi asal ada surat keterangan telah melakukan Rapid Test dan hasilnya juga bagus.

“Saya bilang dasar agak ketat. Bupatinya begitu. Tersebut contohnya dinamika saya akomodir. Bupati Pangandaran merasa itu paling damai. Intinya boleh tapi bertahap dan lakukan pariwisata risiko rendah, ” tegasnya.

Untuk keterangan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memang telah membuka beberapa tempat hiburan. Namun memang ada adat ketat.

Pengusaha tempat hiburan seperti panti pijat & spa harus membatasi jumlah pengunjung dan karyawan diwajibkan mengikuti rapid test dan full memakai masker.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)