Tuesday, November 24

Mulai PSBB Transisi, Kasus Corona DKI Malah Naik Lagi

Jakarta, CNBC Indonesia-   DKI  Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, pada mana kegiatan publik dan kemudahan umum akan dibuka secara perlahan. Tapi, jumlah  kasus corona pada ibu kota justru naik sedang.  

Juru Bicara Pemerintah RI untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan hingga Minggu (07/06/2020) penderita sembuh bertambah menjadi 591 orang, menjadi 10. 498 orang. Tatkala itu jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 31. 186 kasus, atau bertambah 672 kasus positif. Sedangkan, jumlah dengan meninggal naik 50 orang menjadi 1. 851 orang.

“Dari kemarin sampai pukul 12: 00 hari ini, kami melaksanakan pemeriksaan kepada 11. 924 representatif dengan real time PCR maupun dengan tes cepat molekuler. Total yang telah diperiksa sebanyak 405. 992 spesimen, ” kata Yurianto, Minggu (07/06/2020).



Jika dilihat dari sebaran peristiwa positif, DKI Jakarta mencatatkan penggandaan kasus harian tertinggi sebanyak 163 orang, meningkat dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 104 kasus. Dengan begitu total kasus positif di Jakarta sebanyak 8. 033 orang serta masih menjadi yang tertinggi dalam Indonesia.

Sementara itu, Jawa Timur mengalami penurunan kasus harian menjadi 113 kasus, dari hari sebelumnya sebabnya 286 orang. Dengan begitu total kasus di daerah ini menjadi 5. 948 orang atau menjadi yang kedua sempurna di Indonesia.

“Dari keseluruhan provinsi, 21 provinsi dengan melaporkan kasus kurang dari 10 orang, Kemudian 8 di antaranya tidak ada kasus sama seluruhnya, contohnya Kalimantan Tengah tidak ada kasus baru, 11 sembuh. Tersedia 10 provinsi kenaikan di kolong 5. Ini yang kemudian kita yakini sebagian masyakarakat kita sudah memahami betul hal yang mampu dilakukan untuk mencegah Covid-19, ” katanya.

Selanjutnya, penambahan kasus terbanyak yakni di Sulawesi Selatan sebanyak 64 orang, jadi total kasus positif menjadi 1. 904. Provinsi Papua juga berkecukupan di urutan keempat penambahan tertinggi sebanyak 59, dan total kasusnya mencapai 1. 064 orang.

Kelima, Jawa Tengah, secara penambahan kasus 51 orang sehingga total kasus di provinsi ini tercatat 1. 615 orang.

Yuri tak hentinya serupa mengingatkan agar masyarakat mematuhi adat kesehatan secara ketat dalam menghadapi tatanan normal baru pada mula pekan depan, Senin (08/06/2020).

“Menggunakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, harus menjadi istiadat baru jika kita ingin aman dari Covid-19. Basis keluarga oleh karena itu faktor yang sangat menentukan, ” ungkap Yuri.

“Kita melakukan ini bukan karena dianjurkan pemerintah, kita melakukan sepenuhnya kesadaran kita ingin aman dari Covid-19. Ini upaya kita untuk menahan penyebaran Covid-19 yang sampai zaman ini masih terus terjadi, ” tukasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(gus)